Jebakan Tikus pada formulir

Mouse Trap..

Mengutip dari situs https://computeristory.org , berawal dari trackball, light pen dan perangkat pointing pintar yang telah tersebar luas, kemudian mouse diciptakan. 

"Doug Engelbart reportedly conceived the mouse during a conference lecture in 1961. His first design, in 1963, used rolling wheels inspired by mechanical area-measuring devices called planimeters invented in the 1800s"

Saat ini fitur select/pilih (klik) dan scrolling dari mouse mempercepat dan memudahkan pengguna menelusuri halaman-halaman aplikasi atau mencari infomasi dalam sebuah situs web.

Mengambil contoh pada sebuah halaman situs web. Notifikasi akses cookies, chatbot, iklan, formulir registrasi, halaman login adalah sejumlah kecil contoh interaksi pengguna yang dimudahkan dengan mouse.

Namun dalam beberapa situasi, penggunaan mouse menjadi tidak efisien. Semisal pada proses pengisian formulir registrasi, pemesanan, input transaksi.dan lain sebagainya. Fungsi tombol TAB pada keyboard menjadi penting sebagai pengganti mouse dalam pointing ke setiap TAG Input. 
Dapat anda bayangkan bagi pengguna dengan keterbatasan gerak, yang hanya mengandalkan keyboard. Bagi pengguna tersebut, perpindahan fokus tag input sangat mengandalkan tombol TAB dan Panah. Sedangkan proses eksekusi dijalankan melalui tombol ENTER. 

Interaksi diatas tersebut tidak hanya terjadi akibat keterbatasan kemampuan fisik, namun dapat juga terjadi pada perangkat digital dengan layar sentuh ukuran kecil. 

Disain yang buruk akan menyulitkan pengguna berpindah-pindah dari satu tag input ke tag input lainnya. Developer yang baik akan mengatur tab index dengan benar sesuai urutan natural dan memastikan urutan tersebut berakhir pada tombol SUBMIT. Seringkali ditemukan urutan pointing TAB yang kembali ke TAG Input awal tanpa dapat berpindah ke tombol akhir (SUBMIT), hal ini yang disebut dengan MOUSE TRAP.

MOUSE TRAP akan menyulitkan pengguna yang hanya  mengandalkan keyboard sebagai alat pointing, karena proses urutan TAB yang terjebak berulang kembali ke TAG Input awal. Tanpa bantuan mouse, pengguna tidak dapat mengakses tombol SUBMIT untuk mengirim informasi dari formulir yang telah diisi. 

Developer harus melakukan ujicoba pada perangkat layar sentuh ukuran kecil, seperti pada smart phone, untuk memastikan tombol SUBMIT dapat diakses tanpa terhalang virtual keyboard atau digantikan dengan tombol GO dari virtual keyboard. 

Langkah selanjutnya, apakah TAG Input Anda sudah di disain dengan tepat?.... 
Tunggu postingan selanjutnya untuk membahas topik ini.

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar pada artikel ini

Comments